Konsep WCF 2015 Disiapkan Berbeda dari WCF 2013

Jakarta, Kemdikbud — World Culture Forum (WCF) yang pertama kali diselenggarakan di Bali, Indonesia, pada tahun 2013, telah disepakati untuk diselenggarakan dua tahun sekali. Saat ini Indonesia sebagai negara penyelenggara melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah memulai persiapan untuk penyelenggaraan WCF 2015. Setidaknya ada tiga hal yang berbeda dalam konsep WCF 2015 jika dibandingkan dengan WCF 2013.
 
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti mengatakan, dalam WCF 2015 akan ada tiga tambahan yang berbeda dari WCF 2013. Pertama, WCF 2015 akan mengadakan Art Residency. “Kita akan mengundang seniman-seniman dari beberapa negara untuk tinggal di Bali atau di Yogya. Kita akan cari tempatnya, lalu akan bersama-sama berkarya,” jelas Wiendu usai penutupan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2014, di Jakarta, (7/3/2014).
 
Wiendu menambahkan, karya hasil kolaborasi seniman Indonesia dan seniman asing dalam Art Residency itu akan ditampilkan saat penyelenggaraan WCF 2015. Namun Wiendu belum dapat memastikan berapa lama mereka akan tinggal bersama dalam program Art Residency tersebut. Diperkirakan mereka akan tinggal maksimal selama dua bulan. “Disesuaikan juga dengan anggaran, karena mereka akan tinggal secara homestay,” katanya.
 
Kemudian perbedaan kedua antara WCF 2013 dengan WCF 2015 adalah Culture Youth Forum, atau Forum Kebudayaan Pemuda. Wiendu mengatakan, WCF 2013 tahun lalu, forum ini belum ada, baru terdapat Forum Kebudayaan LSM, atau NGO Forum for Culture.
 
Selain itu, perbedaan ketiga adalah rencana diadakannya penghargaan internasional di bidang kebudayaan. “Jadi ada penghargaan untuk negata-negara yang dipandang mempunyai terobosan-terobosan dalam mengembangkan kebudayaan atau dalam kebijakan kebudayaan,” ujar Wiendu.
 
Ia mengatakan, Kemdikbud telah melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan WCF 2013. Persiapan WCF 2015 juga dilakukan oleh tim khusus supaya tidak berbenturan dengan persiapan keikutsertaan Indonesia sebagai tamu kehormatan dalam Frankfurt Book Fair (FBF) 2015.